Nyalakan Terus Ambisi Anda!
Carpe Diem
Data polling Pesona di www.pesona.co.id menyebutkan, 79% responden bermimpi memiliki bisnis sendiri setelah melewati perjalanan karier yang cukup lama. Inti tandanya ambisi masih tetap ada di dalam diri kita, wanita."Sebagai manusia, kita pasti pernah merasa jenuh. Karena itu penting bagi saya untuk memiliki hobi," kata Riri Setyati, 42. Menonton film, mendengarkan musik, dan berenang adalah aktivitas yang dipilih Senior Division Marketing Manager PT Mitra Adiperkasa ini untuk mengenyahkan rasa bosan.Riri berpendapat ia harus memberikan tantangan-tantangan kepada diri sendiri agar bisa terus berkarya dan memperkaya ilmu. Kuncinya adalah pemikiran yang terbuka, kepercayaan diri, dan kemauan diri sendiri untuk mewujudkan cita-cita.
Memiliki ambisi tidak perlu berpikir yang sulit-sulit. "Kalau ditanya inginnya, saya ingin membuka salon," kata Arvida Djajanegara, 42, Marketing Communication Head BTPN Sinaya. Alasannya begitu sederhana."Tanpa ada apa-apa pun saya akan sukarela pergi ke salon. Jadi, alangkah indahnya hiduo ini jika pekerjaan saya berhubungan dengan itu."
Lain lagi dengan rencana Sari Iskandar, 47. Wnaita yang berprofesi sebagai pengacara ini mengaku ingin terus bekerja selama ia tidak mengenal usia pensiun. Kendati demikian, Sari memiliki target tersendiri di setiap periode kehidupan. Di usia 30-an, ia mencontohkan, targetnya ada di seputar kompensasi yang ia dapatkan. Memasuki usia 40an, ia mencanangkan untuk mendirikan firma hukum sendiri. Ini terwujud. Sari dan ketiga rekannya membentuk MMIK Law Firm. "Sekarang saya sedang dalam tahap mempertahankan agar firma kami dapat bertahan walau para pendirinya sudah tidak ada lagi."
Tetapi memang tidak semua pekerja seperti Sari yang profesinya tidak mengenal kata pensiun."Saya tidak terbayang tidak punya kegiatan, berapa pun usia saya," Ririn Endang Diatri Nariratih, 52, Client Servicing Head UOB berkata. Wanita berambut pendek ini menceritakan rencananya kepada saya. Ia ingin mendirikan rumah yoga setelah tidak menjadi orang kantoran lagi. Ia secara perlahan mulai mempersiapkan lokasinya. Ia juga ingin mengambil sertifikasi sebagai pengajar. "Bisa saja saya hanya bertindak sebagai pemilik, tapi saya tidak ingin begitu, ujar wanita yang aktif melakukan yoga dan lari ini.
Teringat sepotong lirik lagu, hidup adalah perjuangan. Karena itu untuk menjalani hidup dengan kualitas prima kita harus berjuang, dan berambisi. Ambisi saya? Tinggal di Spanyol di musim panas, menikmati kota-kota tuanya, dan beinteraksi dengan masyarakatnya. Langkah pertama saya, belajar Bahasa Spanyol.
Foto: TPGNews